Archive for Juli, 2012

Linux Ringan Kapasitas kecil

Hasi Googling mencari OS yang ringan+kecil+buatan dalam negeri akhirnya menemukan Kinjeng OS

Kinjeng.OS merupakan salah satu varian atau derivatif dari Puppy Linux.

Artinya bahwa Kinjeng.OS sebuah distro hasil dari remastering dari Puppy linux.

Keunggulannya :

  1. Source code inti sangat kecil dibawah 80 MB
  2. Mempunyai tampilan yg lebih bagus dibanding DSL (dam smal linux)
  3. Program inti sudah tercakup dalam package yg minim tsb
  4. Dapat dijalankan dengan baik di PC kelas P II
  5. Kebutuhan Memory bisa dari 128 MB
  6. Dapat di install pada Hardisk dibawah 3 GB
  7. Waktu Instalasi antara 10 – 15 menit

knop[3face] : kinjeng Nearly Office Pupplet [3 face] adalah varian terbaru dari kinjeng.OS. Keistimewaan dari versi ini adalah mempunyai 3 tampilan antarmuka XP look, Vista look dan Mac look, dan dapat berganti dalam satu kali klik

Tertarik mencoba langsung download :

Bagian 1

Bagian 2

Bagian 3

Bagian 4

cara instalnya

Info lebih lanjut  http://linuxkinjeng.wordpress.com/

Ilmu dasar bagi pemula Linux bagian1

Bagi rekan-rekan yang pemula alias newbi dalam menggunakan linux namun sudah terbiasa menggunakan windows,

Maka ada beberapa hal yang harus diketahui untuk pemula menggunakan linux yaitu :

  1.  Drive di Linux memakai mount point tidak memakai huruf artinya:  Bagi yang pertama pakai Linux pasti bingung drive nya seperti C: D: atau E: dst terletak dimana?, di Linux tidak ada yang namanya huruf drive seperti (C:) atau (D:) seperti yang ada di Windows. Linux menggunakan sistem mountpoint. Jika di Windows ada “C:” maka di Linux ada “/” (root) yang merupakan top level dari seluruh file system. Linux akan me-mount sebuah drive kedalam direktori file system (“/”).
  2. Tidak ada registry di Linux
    Registry Windows adalah sebuah file database pusat yang berisi semua informasi yang dibutuhkan untuk pengaturan sistem Windows. Registry menyimpan informasi tentang settingan user, program yang terinstall dan driver hardware. Registry mengontrol seluruh fungsi Windows, dan registry yang corrupt dapat menyebabkan sistem melambat, munculnya pesan error, dan yang paling parah adalah merusak seluruh sistem. Linux tidak punya registry. Linux tidak menyimpan semua konfigurasi sistem ke dalam sebuah file database tunggal seperti yang dilakukan oleh Windows. Oleh karena itu Linux tidak akan mengalami kegagalan sistem seperti yang terjadi pada Windows kalau registrynya rusak. Linux menyimpan konfigurasi sistem yang disimpan sendiri sendiri (bukan file tunggal/ pusat) dan biasanya adalah sebuah file teks (biasanya memiliki ekstensi .conf) dan mudah untuk di edit karena hanya butuh teks editor. Jika ingin menelusuri konfigurasi sistem pada Linux Anda bisa mengeceknya di / etc, sedangkan jika Anda ingin mengecek konfigurasi yang berasal dari user biasanya tersimpan pada /home
  3. Software berasal dari repository Di Linux, terutama distro-distro populer seperti Debian dan turunannya memiliki konsep “software repository”. Itu adalah sistem dimana program–program dikumpulkan secara terpusat untuk dipelihara oleh pengembang program. Dengan begitu, Anda tidak perlu mendownload aplikasi aneh aneh di situs yang tidak jelas seperti yang sering dilakukan oleh pengguna Windows. Bisa jadi program tersebut telah disusupi program jahat yang mengancam keselamatan sistem. Ubuntu mempunyai Ubuntu Software Center, yaitu program untuk menginstall, menghapus, dan mendapatkan tentang informasi yang Anda butuhkan. Cara pakainya cukup mudah, cukup jalankan Ubuntu Software Center, lalu cari program apa yang ingin Anda install. Begitu juga kalau ingin menghapus program.

Bersambung…………………..