GNU Linux / Unix-Clone

Linux pertama kali dibuat oleh Linus Torvald di Universitas Helsinki, Finlandia. Linux pada awalnya merupakan proyek hobi yang dikembangkan dari MINIX (MIni uNIX) . Minix adalah sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew S. Tanenbaum, seorang professor yang menggeluti penelitian masalah tentang Sistem Operasi dari Vrije Universiteit, Belanda. Versi 0.01 disebarluaskan ke internet pada 17 September 1991, Versi 0.02 pada 5 Oktober 1991.

Pada awalnya Linux merupakan sebuah proyek hobi yang dikerjakan oleh Linus Torvalds, remaja 21 Tahun yang kuliah di universitas Helsinki Finlandia. Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991 yang kemudian diposting ke mailing list comp.os.minix, dengan maksud menawarkan sumber kode dari apa yang telah dia buat dan mengundang para programmer lain untuk berpartisipasi dalam proyek tersebut. Pada tanggal 5 Oktober 1991, Linus mengumumkan versi resmi Linux yaitu versi 0.02 yang hanya dapat menjalankan GNU/BASH [GNU Bourne Again Shell] dan GNU/GCC [GNU C Compiler].

Linux versi pertama dirilis pada tanggal 14 Maret 1994, setelah tiga tahun mengalami masa pengembangan yang dilakukan oleh banyak programmer dari seluruh dunia. Saat ini Linux yang biasanya dipaket dengan program-program dari proyek GNU ataupun program-program lain dan dibundle dengan sebutan “distro Linux” merupakan sebuah sistem operasi turunan dari UNIX yang lengkap, bisa digunakan untuk jaringan, pengembangan perangkat lunak, multimedia, pekerjaan kantor dan lain sebagainya.

GNU sendiri merupakan sebuah proyek yang didirikan oleh Ricard M Stallman [RMS] pada tahun 1984, yang bertujuan untuk membuat sistem operasi lengkap bergaya UNIX yang bebas bagi masyarakat. Linux merupakan trademark yang dimiliki oleh Linus Torvald, yang terdaftar sebagai “Program sistem operasi komputer bagi penggunaan komputer dan operasi”. Pemberian lisensi trademark Linux sekarang dibawah pengawasan Linux Mark Institute.

Seekor Pinguin yang sering disebut Tux merupakan logo dan maskot linux. Lambang pinguin dipilih karena pada saat Linus Torvald sedang membuat kernel tanpa nama, dia digigit oleh seekor pinguin yang menyebabkan Linus Torvald demam. Kemudian dia membuat lambang dari seekor pinguin untuk dijadikan sebagai simbol dari logo dari Linux, dengan harapan setiap pengguna akan demam terhadap Linux.

Untuk penggunaan sehari-hari, pengguna dapat memilih distribusi Linux [Distro] yang telah banyak dikenal, seperti Debian, RedHat, Mandrake, SuSE, Gentoo, Slackware, Ubuntu, Kubuntu dan ratusan distro lainnya yang masing-masing mempunyai kekurangan dan kelebihan sendiri-sendiri. Perbedaan mendasar dari sebuah distro adalah paket-paket yang disertakan ataupun manajemen paketnya akan tetapi dari perbedaan tersebut masih tetap menggunakan kernel Linux yang sama yang masih dipimpin oleh Linus Torvalds.

Pada saat ini, Linux merupakan sistem UNIX yang lengkap, yang dapat digunakan untuk jaringan (Networking), pengembangan sofware, perkantoran(Ofiice) serta Desktop. Linux juga menjadi sistem operasi alternative yang lebih murah, tetapi dengan kemampuan yang tidak kalah dibandingkan dengan sistem operasi komersial. Dan linux sudah memliki tampilan grafis yang user friendly dan fleksibel bukan lagi dioperasikan secara text based.
Sampai saat ini, Linux telah mendukung sangat banyak perangkat keras komputer, dan telah digunakan pada berbagai peralatan mulai dari komputer pribadi, superkomputer dan sistem benam (embedded system), seperti telepon seluler (Hand Phone Buatan Motorola) dan perekam video pribadi.

Kelebihan Linux

Sistem operasi Linux memiliki banyak kelebihan bila dibandingkan dengan Sistem Operasi lain, kelebihan-kelebihan itu antara lain adalah sebagai berikut ini :

  • Bebas, Lebih dari sekedar gratis karena lisensi Linux adalah GNU/GPL sehingga orang bebas mendistribusikan kembali, menulis ulang dan lain sebagainya selama masih mengikuti aturan-aturan dari lisensi GNU/GPL.
  • Dokumentasi dan akses informasi yang lengkap dan mudah untuk didapatkan.
  • Mengurangi ketergantungan pada vendor perangkat lunak tertentu.
  • Kultur dan dukungan komunitas yang menyenangkan.
  • Pengembangan yang sangat cepat karena source codenya dapat dikembangkan oleh siapa saja yang ingin berpartisipasi dalam proyek tersebut.
  • Lebih murah karena Linux merupakan free-software.
  • Lingkungan yang ideal buat penerapan Server, misalnya Web Server, FTP Server dan lain sebagainya.
  • Memiliki fasilitas yang lengkap serta tangguh dalam masalah jaringan.

Linux memiliki semua feature yang dimiliki oleh unix, termasuk :

  • multitasking
  • virtual memory
  • shared libraries
  • demand loading
  • shared copy-on-write executables
  • proper memory management
  • TCP/IP Networking.

Beberapa distro linux yang paling banyak di gunakan saat ini menurut http://www.distrowatch.com :

Pustaka :

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: