NASA aja pake fedora

Adalah Jack Aboutboul yang berkesempatan mengunjungi NASA Telescience Lab di Jacksonville, Florida, atas bantuan rekannya Jim Dumoulin, yang merupakan director lab tersebut. Ia menceritakan pengalamannya tersebut pada blognya, jaboutboul.blogspot.com

Mulai dari countdown server hingga video streaming server, NASA menggunakan Fedora dan saudara versi komersialnya, Red Hat Enterprise Linux (RHEL).

Berikut ini foto sebuah server yang menjalankan sebagian kecil aktivitas lab, termasuk video distribution, data processing, dan web serving.

Mau tau OS apa yang dipake di dalamnya ?

 

Berikut ini adalah foto sebuah server yang digunakan untuk menganalisis data dan foto-foto luar angkasa.

Mau tau OS apa yang dipake di dalamnya ?

Menurut om Jack, sistem tersebut sepertinya dibangun oleh Fedora release engineer, Jesse Keating, ketika ia masih bekerja untuk Pogo Linux. Salah satu peneliti mengatakan mereka dalam process upgrading ke Fedora 8 dan 9 alpha. Selanjutnya ini salah satu server penting yang berfungsi sebagai countdown server yang juga menggunakan Fedora.

Kenapa mereka ga mikir minta dukungan Microsoft (yang notabene perusahaan besar di USA) ya ??

Kalo menurut ane sih, emang sebaiknya lembaga-lembaga penelitian seperti NASA ini dijauhkan dari unsur bisnis dan kapitalisme.

Lalu ada satu foto yang menarik buat gw, namun sayangnya om Jack ini ga banyak cerita soal ini yang satu ini, yakni SGI Supercomputer, 512 processors, yang berfungsi sebaga data analyser untuk Launch Control.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: