Mengembalikan Jati Diri Bangsa Dengan Linux

Bisakah mengembalikan jati diri bangsa dengan Linux? Jawabnya adalah bisa.. Tentu saja, dengan menggunakan linux kita menjadi pandai, karena linux bersifat open source dan boleh dipelajari oleh siapa saja dan dikembangkan oleh siapa jasa, sehingga bangsa kita tidak menjadi bangsa konsumen semata.

Dengan menggunakan linux kita bisa memodifikasi sistem operasi sesuai keinginan kita sendiri, seperti contohnya blangkon dengan bahasa default bahasa Indonesia, linux blankon berhasil mengembalikan jati diri bangsa indonesia yang selama ini hanya menggunakan sistem operasi buatan bangsa lain dengan bahasa asing tentunnya.

Dengan kembalinya jati diri bangsa Indonesia sebagai bangasa yang besar, tentunya kita tidak lagi diremehkan olah bangsa lain, kebudayaan kita tidak diambil lagi oleh bangsa lain. Dengan Linux kita belajar menjadi bangsa yang mandiri, bangsa yang benar-benar merdeka, merdeka dari penjajahan teknologi. Sehingga tujuan kita dalam mengembalikan jati diri bangsa bisa tercapai.

Oleh karena itu marilah kita semua belajar menggunakan linux agar kita bisa mengembalikan jati diri bangsa kita, bangsa indonesia tercinta.πŸ˜€ . Dengan linux, kita bisa belajar, belajar berbagi dengan sesama, sekaligus belajar teknologi sistem operasi yang selama ini kita hanya menggunakannya saja tanpa tidak tau apa yang terjadi di dalam sistem operasi tersebut.πŸ˜€

Anda tidak perlu khawatir dengan kemapuan sistem operasi Linux, karena perkembangan sistem operasi ini sangat cepat, bahkan sangat drastis, setiap kekurangan akan segera diperbaiki sehingga semakin banyak penggunanya maka semakin sempurna sistem operasi linux ini dimanfaatkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: